Kamis, 07 Mei 2026

🖥️ Praktikum MikroTik

🖥️ Praktikum MikroTik
🎯 1. Tujuan Praktikum
  • Tujuan praktikum MikroTik adalah untuk memahami dan menguasai penggunaan perangkat jaringan berbasis MikroTik secara langsung. Melalui praktikum ini, siswa dapat mempelajari konsep dasar jaringan seperti IP address, subnetting, routing, gateway, dan cara kerja jaringan LAN maupun internet. Selain itu, praktikum MikroTik juga bertujuan melatih kemampuan dalam melakukan konfigurasi jaringan menggunakan Winbox, WebFig, atau terminal, seperti mengatur IP address, DNS, DHCP, NAT, firewall, hotspot, serta manajemen bandwidth.
🧰 2. Alat dan Bahan
  • Laptop
  • Router Mikrotik
  • Kabel Lan
  • Koneksi ISP
  • AplikasiWinbox
⚙️ 3. Langkah Kerja Praktikum

Langkah 1

mengunduh aplikasi Winbox
untuk mengerjakan praktikum ini, kita perlu mengunduh aplikasi Winbox di chrome



Langkah 2

jika sudah jalankan aplikasinya dan jangan lupa masukan data login default

username : admin

password : kosongkan

Langkah 3

ganti nama interface menjadi : ISP TJKT kemudia klik apply dan Ok


Langkah 4

Ganti nama interface Ether 2 menjadi Server Klik apply dan Ok


Langkah 5

Masuk ke Ip kemudia cari DHCP Client, lalu Klik tombol New (+), lalu pilih interface:



Langkah 6

Masuk ke menu:

IP → Pool

Di sana akan terlihat rentang IP yang akan dibagikan ke client.



📝 5. Kesimpulan
                mempelajari MikroTik sangat penting karena membantu memahami dasar-dasar konfigurasi jaringan komputer yang digunakan di dunia kerja. Dengan mempelajari MikroTik, siswa dapat mengetahui cara mengatur koneksi internet, manajemen IP Address, DHCP Server, routing, hingga pengamanan jaringan. Selain itu, kemampuan menggunakan MikroTik juga menjadi bekal keterampilan praktis yang banyak dibutuhkan di bidang jaringan komputer, ISP, perkantoran, maupun teknisi IT. Oleh karena itu, pembelajaran MikroTik dapat meningkatkan kemampuan, pengalaman praktik, dan kesiapan siswa untuk menghadapi dunia industri maupun melanjutkan sertifikasi jaringan.

Rabu, 06 Mei 2026

PRAKTIKUM MIKROTIK KELOMPOK 8

Anggota Kelompok 8

    524. Mafaza Alfiandra Saputra
    528. Muhammad Hafiedz Labib Zulhilmi

Persiapan Perangkat

  1. Pasang power ke MikroTik hingga perangkat menyala normal.
  2. Hubungkan kabel LAN dari ISP ke port Ether1.
  3. Hubungkan kabel LAN dari laptop / server ke port Ether2.

Login ke MikroTik

  1. Download aplikasi Winbox dari website resmi MikroTik.
  2. Buka file winbox.exe.
  3. Pada menu Neighbors, pilih MAC Address router lalu klik Connect.
Login Default
Username : admin
Password : kosong

Konfigurasi Interface

  1. Masuk menu Interfaces, lalu ubah nama port:
Ether1 menjadi ISP FAZA


Ether2 menjadi SERVER LABIB


Konfigurasi Internet

  1. Masuk menu:
IP → DHCP Client

Klik Add (+), pilih interface ISP FAZA, lalu klik Apply dan OK.

Router akan mendapatkan IP otomatis dari ISP.



Konfigurasi Jaringan Lokal

  1. Masuk menu:
IP → Addresses

Klik Add (+), lalu isi:

Address : 192.168.24.1/24
Interface : SERVER LABIB
Network : 192.168.24.0


Konfigurasi DHCP Server

  1. Masuk menu:
IP → Pool

Buat range IP:

192.168.24.2 - 192.168.24.45


  1. Masuk menu:
IP → DHCP Server → DHCP Setup

Pilih interface SERVER LABIB, lalu lanjutkan setup sampai selesai.

Konfigurasi NAT

  1. Masuk menu:
IP → Firewall → NAT

Klik Add (+), lalu isi:

Chain : srcnat
Out Interface : ISP FAZA
Action : masquerade

Hasil Praktikum

MikroTik berhasil menerima koneksi internet dari ISP melalui interface ISP FAZA.

Interface SERVER LABIB berhasil digunakan sebagai jaringan lokal dengan IP 192.168.24.1/24.

DHCP Server berhasil membagikan IP otomatis kepada client dan NAT Masquerade memungkinkan seluruh client mengakses internet.