1. Pengertian WilCard
Wildcard dalam networking adalah pola atau karakter khusus yang digunakan untuk mewakili satu atau lebih nilai dalam sebuah alamat atau nama, sehingga memungkinkan sistem mencocokkan banyak alamat sekaligus tanpa harus mendefinisikannya satu per satu. Dalam konteks jaringan, wildcard berfungsi untuk memberikan fleksibilitas dalam proses pemilihan, penyaringan, atau pengenalan alamat, baik itu alamat IP, nama domain, maupun parameter lain yang memerlukan bentuk pencocokan pola. Dengan menggunakan wildcard, administrator jaringan dapat membuat aturan atau konfigurasi yang lebih ringkas, efisien, dan mudah dikelola, terutama ketika berhadapan dengan kelompok alamat yang besar atau bervariasi.
2. Prinsip Kerja WildCard Mask
Prinsip kerja wildcard mask adalah menentukan bagian alamat IP mana yang harus dicocokkan secara tepat dan bagian mana yang boleh bervariasi ketika router melakukan pengecekan alamat dalam konfigurasi seperti ACL (Access Control List).
Inti prinsipnya :
Angka 0 pada wildcard mask berarti “harus sama persis” dengan alamat IP yang ditentukan.
Angka 1 pada wildcard mask berarti “boleh berbeda”, sehingga router akan mengabaikan bagian tersebut ketika mencocokkan alamat IP.
Dengan cara ini, wildcard mask memungkinkan router mencocokkan rentang alamat IP tertentu tanpa perlu mendefinisikannya satu per satu. Semakin besar nilai wildcard pada suatu oktet, semakin banyak alamat yang dapat dicakup. Wildcard mask bekerja sebagai kebalikan dari subnet mask: subnet mask menentukan bagian jaringan yang tetap, sedangkan wildcard mask menentukan bagian mana yang fleksibel.
3. Contoh Penerapan WildCard Mask Pada Router Cisco
Jika kita ingin mengizinkan semua IP dari 192.168.1.0 – 192.168.1.255, maka wildcard-nya adalah:
IP : 192.168.1.0
WildCard : 0.0.0.255
Configurasi Cisco : access-list 10 permit 192.168.1.0 0.0.0.255
Lalu Diterapkan Pada Interface : interface GigabitEthernet0/0
ip access-group 10 in
4. Fungsi Dan Kegunaan WildCard Mask
Fungsi dan kegunaan wildcard mask adalah memberikan cara fleksibel untuk menentukan bagian alamat IP mana yang harus dicocokkan dan bagian mana yang boleh berbeda dalam proses penyaringan atau pemilihan alamat di perangkat jaringan, seperti router Cisco. Dengan wildcard mask, administrator dapat membuat aturan ACL yang lebih efisien karena tidak perlu menuliskan setiap alamat satu per satu.
Secara praktis, wildcard mask digunakan untuk mengelompokkan atau mencakup rentang alamat IP, menentukan host spesifik, membatasi akses berdasarkan pola tertentu, serta menyederhanakan konfigurasi keamanan jaringan. Wildcard mask juga memudahkan pengaturan akses yang luas maupun sangat spesifik, sesuai kebutuhan pengendalian trafik pada jaringan.
5. Perbandingan WIldCard Mask Dan Subnet Mask
1. Tujuan Utama :
Subnet mask digunakan untuk membagi jaringan menjadi network dan host, menentukan ukuran subnet dan struktur jaringan.
Wildcard mask digunakan untuk mencocokkan atau menyaring alamat IP dalam konfigurasi jaringan, terutama pada ACL.
2. Cara Kerja Bit :
Pada subnet mask, angka 1 berarti bagian network, angka 0 bagian host.
Pada wildcard mask, angka 0 berarti harus cocok, angka 1 berarti boleh berbeda.
3. Hubungan Keduanya :
Wildcard mask bisa dianggap sebagai kebalikan (inverse) dari subnet mask.
Misal:
Subnet mask 255.255.255.0 ⟶ wildcard mask 0.0.0.255.
4. Penggunaan :
Subnet mask digunakan pada IP address, routing, dan subnetting.
Wildcard mask digunakan pada ACL, OSPF, EIGRP, dan match address pada konfigurasi router.
5. Contoh :
Subnet mask:
255.255.255.0 artinya 256 host potensial dalam satu subnet.Wildcard mask:
0.0.0.255 artinya router akan mencocokkan alamat dari .0 hingga .255.6. Kesimpulan
Kesimpulannya, subnet mask dan wildcard mask memiliki fungsi yang berbeda meskipun sama-sama bekerja pada bit alamat IP. Subnet mask digunakan untuk menentukan struktur jaringan dengan membagi alamat menjadi bagian network dan host, sedangkan wildcard mask digunakan untuk mencocokkan atau menyaring alamat IP dalam konfigurasi seperti ACL. Subnet mask berfungsi mengatur pembagian jaringan, sementara wildcard mask memberikan fleksibilitas dalam menentukan alamat mana yang harus atau boleh diproses oleh router.
7. Daftar Pustaka
isco Networking Academy. (2022). Routing and Switching Essentials v7. Cisco Press.
Forouzan, B. A. (2013). Data Communications and Networking (5th Edition). McGraw-Hill Education.
GeeksforGeeks. (2024). Wildcard Mask in Computer Networks.
https://www.geeksforgeeks.org/wildcard-mask-in-computer-networks
Tutorialspoint. (2023). What is Wildcard Mask in Networking?
https://www.tutorialspoint.com/what-is-wildcard-mask-in-networking
Cisco Documentation. (2024). Access Control Lists (ACL) and Wildcard Masks.
https://www.cisco.com/c/en/us/support/docs/ip/access-lists/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar