Open Source Software
Pengertian • Sejarah • Perkembangan Linux dan Free Software
Open Source adalah istilah untuk perangkat lunak yang kode programnya tersedia secara terbuka sehingga dapat dipelajari, dikembangkan, dimodifikasi, dan disebarluaskan oleh pengguna.
Software open source memberikan kebebasan kepada pengembang untuk memperbaiki dan mengembangkan program sesuai kebutuhan. Namun, tidak semua software yang memiliki kode terbuka dapat disebut free software karena tergantung pada aturan lisensinya.
Free software selalu menggunakan prinsip open source, tetapi software open source belum tentu termasuk free software karena memiliki aturan lisensi yang berbeda.
Beberapa contoh software open source antara lain:
- Linux
- FreeBSD
- Ubuntu
- Debian
- Mozilla Firefox
- LibreOffice
FreeBSD merupakan sistem operasi open source yang banyak digunakan untuk keamanan jaringan dan server. Sistem operasi ini juga menjadi salah satu dasar pengembangan Mac OS X yang menggunakan teknologi berbasis BSD.
Konsep open source berawal dari budaya berbagi kode program pada komunitas komputer di universitas Amerika seperti Stanford University, University of California Berkeley, dan MIT pada tahun 1960–1970.
Para programmer pada masa itu saling bertukar kode program dan mengembangkan software bersama. Salah satu tokoh penting dalam perkembangan software bebas adalah Richard Stallman.
Pada tahun 1985 Richard Stallman mendirikan Free Software Foundation (FSF) yang bertujuan mengembangkan perangkat lunak bebas. FSF menghasilkan berbagai software GNU seperti GCC, GDB, dan Emacs.
Pada tahun 1991, seorang mahasiswa Universitas Helsinki bernama Linus Torvalds mulai mengembangkan sistem operasi Linux. Kode Linux kemudian dibagikan kepada komunitas terbuka agar dapat dikembangkan bersama.
Perkembangan Linux menghasilkan berbagai distribusi atau distro seperti:
- Red Hat
- Debian
- Ubuntu
- Slackware
- SuSE
- Mandrake
Salah satu lisensi terkenal dalam dunia open source adalah GPL (GNU General Public License).
Lisensi GPL memberikan kebebasan kepada pengguna untuk:
- Menggunakan software
- Melihat kode program
- Mengubah program
- Mendistribusikan kembali hasil modifikasi
Linux menggunakan lisensi GPL sehingga pengembang dari seluruh dunia dapat ikut berkontribusi dalam pengembangannya.
Pada tahun 1998 istilah Open Source mulai populer dan mendorong terbentuknya Open Source Initiative (OSI). Organisasi ini bertujuan memperkenalkan dan mengembangkan penggunaan software open source.
Open source merupakan konsep pengembangan perangkat lunak yang memberikan kebebasan kepada pengguna untuk mempelajari, mengubah, dan mengembangkan software. Linux menjadi salah satu contoh keberhasilan open source yang dikembangkan oleh komunitas dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar