Dengan VLSM, administrator jaringan dapat merancang sistem pengalamatan IP yang lebih hemat, fleksibel, dan mudah dikembangkan.
| Subnet | Prefix | Jumlah Host yang Dapat Digunakan |
|---|---|---|
| 192.168.10.0/26 | 62 host | |
| 192.168.10.64/27 | 30 host | |
| 192.168.10.96/28 | 14 host | |
| 192.168.10.112/30 | 2 host |
1.Tentukan kebutuhan host tiap subnet
Buat daftar jumlah host yang dibutuhkan setiap subnet
2.Urutkan subnet dari yang terbesar ke terkecil
Ini penting supaya alamat IP bisa dialokasikan tanpa tumpang tindih.
Urutkan: 100 → 50 → 25 → 12
3. Hitung subnet mask yang di butuhkan
Contoh:
-
100 host → → subnet mask /25
-
50 host → → subnet mask /26
-
25 host → → subnet mask /27
-
12 host → → subnet mask /28
Mulai dari network address pertama, alokasikan subnet sesuai ukuran.
Contoh: network 192.168.1.0/24
-
Subnet A: 192.168.1.0/25 → range 192.168.1.1–192.168.1.126
-
Subnet B: 192.168.1.128/26 → range 192.168.1.129–192.168.1.190
-
Subnet C: 192.168.1.192/27 → range 192.168.1.193–192.168.1.222
-
Subnet D: 192.168.1.224/28 → range 192.168.1.225–192.168.1.238
Perhatikan: selalu tinggalkan 2 alamat untuk network dan broadcast.
Efisiensi penggunaan alamat IP
Mengurangi pemborosan karena setiap subnet mendapat alokasi sesuai kebutuhan.Fleksibilitas dan skalabilitas tinggi
Mudah menambah subnet baru tanpa mengubah struktur jaringan utama.Meningkatkan kinerja jaringan
Dengan route summarization, tabel routing menjadi lebih ringkas dan efisien.Manajemen jaringan lebih mudah
VLSM menciptakan struktur pengalamatan yang hierarkis, sehingga lebih mudah dikelola dalam jaringan besar
Kompatibilitas protokol
Tidak semua protokol routing mendukung VLSM.
Protokol lama seperti RIPv1 tidak dapat digunakan, sedangkan RIPv2, OSPF, dan EIGRP mendukung VLSM sepenuhnya.Perencanaan lebih kompleks
Membutuhkan perhitungan yang cermat agar tidak terjadi tumpang tindih alamat IP antar subnet
Dengan menerapkan VLSM, administrator jaringan dapat:
Menghemat ruang alamat IP,
Menyesuaikan alokasi sesuai kebutuhan tiap bagian jaringan, dan
Memudahkan ekspansi jaringan di masa depan.
Teknik ini sangat direkomendasikan untuk desain jaringan berskala menengah hingga besar karena memberikan efisiensi, kinerja tinggi, serta kemudahan manajemen jaringan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar